Mengenai Saya

Foto saya
Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Riwayat Pendidikan: 1. SDN No:2 Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung. Kabupaten Solok (Tamat Tahun 1992) sekarang menjadi SDN No:19. 2. MTsN Sungai Lasi Kabupaten Solok (Tamat Tahun 1995) 3. MAN 2 Gunung Pangilun, Kota Padang (Tamat Tahun 1998) 4. IKIP Padang (1998-1999) 5. UNP S. 1 Pendidikan Geografi (Tamat Tahun 2002/2003) 6. S.2 PPs UNP Pendidikan IPS Ekonomi/Geografi Riwayat Pekerjaan: 1. Pekerja Sosial Pada Rumah Singgah Sakinah Program ADB dan APBN (2002-2005) 2. LPP RRI Padang (2001-Sekarang) 3. Instruktur Smart Primagama (2001-2009) 4. Teacher DEK'S JHS (2005-2010) 5. Dosen UNP (2008-sekarang) 6. Dosen Luar Biasa STKIP PGRI Sumbar 7. Konsultan RSBI Adabiah (2009) 8. MC/Pembawa Acara, Instruktur Beragam Pelatihan, Dll 9. Pengalaman Organisasi Ketua OSIS MTsN Sungai Lasi, Ketua OSIS MAN 2 Padang, Ketua HMJ Geografi, FIS, UNP, Ketua BPM FIS UNP, Ketua Remaja BKMT Kabupaten dan Kota Solok dan Korwil Sumatera, Bendahara DPP Ikatan Mahasiswa Geografi Indonesia (IMAHAGI), dll

Sabtu, 15 Agustus 2009

Sekolah Gratis, Mutu Guru dan LPTK,,,Mari Belajar Dari Irlandia, Finlandia dan Malaysia.

Tidak banyak yang tahu tentang negara Irlandia. Negara yang masih termasuk kelompok United Of Kingdom/ Britania Raya ini memang kalah tenar dari Perancis, Jerman atau negara eropa maju lainnya. Tapi satu hal yang perlu diketahui adalah bahwa kenyataan sekarang bahwa Irlandia yang dulu memang lebih sering diekspos dengan sisi negatifnya seperti imigrasi penduduknya, wabah lepra, perang saudara dan lain-lain kini berubah drastis. Irlandia sejak tahun 1980an mampu bangkit menjadi negara maju dan sekarang menjadi negara terkaya nomor 2 di benua Eropa. Tentu banyak yang bertanya kenapa???salah satu kunci Irlandia mampu membalikkan keadaan dari negara kelompok the backward country menjadi negara kelompok the have country salah satunya adalah dengan menelorkan program sekolah gratis bagi semua warga negara mulai dari pendidikan menengah sampai perguruan tinggi. kesempatan ini membuat semua warga negara mendapatkan akses yang luas untuk mendapatkan layanan pendidikan yang juga disediakan dengan kualitas dan layanan prima. sehingga Irlandia memiliki warga negara dengan rata-rata pendidikan tinggi yang muaranya tersedianya suplay tenaga kerja dengan kemampuan diatas rata-rata dalam jumlah yang besar. Wajar, 9 dari 10 perusahaaan farmasi kelas dunia memiliki pabrik di Irlandia. Malah, Irlandia adalah ladang investasi favorit negara-negara kaya di dunia mengalahkan RRC sekalipun.

Dari Irlandia kita beranjak ke Finlandia. Masih dari benua eropa. apa yang istimewa di negara yang beribukota di helsinki ini?sektor pendidikan menjadi fokus pemerintah dengan bobot di atas segalanya. sarana dan prasarana lengkap dan paling berbanding terbalik dengan negara kita adalah perlakuan terhadap guru dan lembaga pendidik tenaga kependidikannya. Guru adalah sebuah profesi yang dimuliakan. sehingga tamatan sekolah menengah di finlandia menjadikan LPTK (universitas pencetak guru) sebagai pilihan pertama mereka. untuk bisa masuk ke universitas keguruan mereka harus melewati tingkat persaingan yang sangat ketat. 1:7. Para pelaku pendidikan terutama guru dan universitas pencetak guru sangat dihargai sehingga mereka profesional di bidangnya. sehingga perkataan mantan menteri pendidikan nasional(dulu mendikbud) bapak fuad hasan perlu dipikirkan lagi oleh pemerintah. "Jangan ribut soal kurikulum dan sistemnya, semua bukan apa-apa. yang paling penting adalah para pelakunya".

Tapi sampai detik ini, di indonesia, guru dan universitas keguruan masih kalah dari yang lain. profesi guru bagaikan membandingkan antara bumi dan langit jika dibandingkan dengan profesi dokter, arsitek dan lainnya. universitas/LPTK masih terseok-seok dengan permasalahan mutu dan kualitas inputnya. belum lagi kualitas sarana dan prasarana yang ada. Maka wajar kualitas pendidikan kita masih berada di barisan belakang. malah dibelakang mantan murid kita Malaysia. Malah di malaysia, tamatan SLTA diberikan motivasi untuk kuliah dibidang keguruan dengan hadiah berupa beasiswa penuh baik diluar maupun dalam negeri.

Maka,,,mari kita petik pelajaran dari ketiga negara tersebut. Irlandia, Finlandia dan Malaysia.

1 komentar:

Wahyu Suseno mengatakan...

"Kebesaran diri kita terletak pada kemampuan melihat hal kecil yang membesarkan yang tak mampu dilihat orang kecil, karena orang kecil hanya mampu melihat hal itu setelah jadi besar yang tak pernah bisa dia lakukan karena besarnya"

"Saya tidak percaya bahwa tujuan hidup ini adalah menjadi bahagia. Saya pikir tujuan hidup ini adalah menjadi berguna, menjadi bertanggung jawab, menjadi penghibur bagi orang lain. ini diatas segalanya"

"Yang utama dalam pekerjaan bukanlah apa yang bisa kita dapat saat ini, tapi yangg utama adalah janji apa yang bisa kita raih dari pekerjaan itu"